RSS

Tuesday, 5 January 2010

Bubur; Makanan Untuk Penderita Typus ?


ketika seseorang mendengar penyakit demam tifus (demam tifoid, typhus abdominalis), maka yang terbayang adalah makan bubur.
Itupun masih diperinci melalui tahapan, mulai bubur saring, bubur halus, bubur kasar lalu nasi lunak dan nasi.

Menilik ilustrasi di atas, terbayanglah seorang penderita tifus yang lemah, tak berdaya, sakitnya lama.
Mungkin informasi tersebut didapatkan dari para dokter atau paramedis (perawat, bidan dll) atau bahkan dari mulut ke mulut sehingga menjadi semacam keyakinan yang mengakar.


Sampai kini masih terjadi kontroversi tentang makanan pada penderita tifus, terutama di kalangan dokter.

Pada masa lalu, para ahli berpendapat bahwa penderita tifus diharuskan makan bubur dengan alasan untuk meng-istirahat-kan usus dan kekhawatiran terjadi perdarahan usus.
Sehingga penderita tifus yang diharuskan makan bubur, kondisinya makin lemah dan masa penyembuhannya makin lama.

Pada perkembangannya, pendapat di atas berhadapan dengan kenyataan bahwa pemberian makanan padat secara dini (nasi) mempercepat pemulihan penderita tifus.
Jadi, pemberian makanan padat dini (nasi) dengan lauk pauk rendah selulosa, aman diberikan pada penderita tifus.

Bagaimana bila penderita tifus tidak bisa makan nasi karena perutnya terasa tidak enak atau sakit ?
Kondisi demikian adalah perkecualian, penderita bebas memilih, apakah mau makan lunak atau padat.

Pendapat terakhir (makan padat dini) sudah menjadi semacam standar, seperti termahtub dalam “Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam”, jilid I oleh Persatuan Ahli Penyakit dalam Indonesia (PAPDI), terbitan Balai Penerbit FKUI edisi III tahun 1996, cetakan ke 7 tahun 2004, halaman 439.

Silahkan simak penggalannya di bawah ini:

Di masa lampau, pasien demam difoid diberi bubur saring, kemudian bubur kasar dan akhirnya nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien. Pemberian bubur saring tersebut dimaksudkan untuk menghindari komplikasi perdarahan usus; karena ada pendapat, bahwa usus perlu diistirahatkan. banyak pasien tidak menyukai bubur saring, karena tidak sesuai dengan selera mereka. Karena mereka hanya makan sedikit keadaan umum dan gizi pasien semakin mundur dan masa penyembuhan semakin lama.
Beberapa peneliti menunjukkan bahwa pemberian makanan padat dini, yaitu nasi dengan lauk pauk rendah selulosa (pantang sayuran dengan serat kasar) dapat diberikan dengan aman pada pasien demam tifoid.
Karena ada juga pasien demam tifoid yang takut makan nasi, maka selain macam/bentuk makanan yang diinginkan, terserah pada pasien sendiri apakah mau makan bubur saring, bubur kasar atau nasi dengan lauk pauk rendah selulosa.
( Prof. dr. Rachmat Juwono)

Mengapa di Rumah Sakit – Rumah Sakit masih memberikan diet bubur kepada penderita tifus ?
Sayang sekali, di negeri ini saya belum mendapatkan penelitian komperatif (tanpa sponsor) tentang hal tersebut di atas yang dipublikasikan secara luas.

Waspadai Penyakit T Y P U S


Sedikit ttg typus Kenali gejala tipus (thypus abdominal atau typhoid fever) yang tergolong berat dan berbahaya. Gejala awalnya perlu dikenali sebelum terlambat diobati. Selain itu, tipus kasus infeksi perut yang banyak di sini. Diawali demam lebih dari seminggu. Mulanya seperti orang mau flu. Bedanya, demam tipus umumnya muncul sore dan malam hari. Tidak disertai gejala batuk pilek. Demamnya sukar turun walau minum obat dan disertai nyeri kepala hebat. Perut terasa tidak enak, dan tidak bisa buang air beberapa hari.
Pada paratipus – jenis tipus yang lebih ringan – mungkin sesekali mengalami buang-buang air . Jika diamati, lidah tampak berselaput putih susu, bagian tepinya merah terang. Bibir kering, dan kondisi fisik tampak lemah, serta nyata tampak sakit. Jika sudah lanjut, mungkin muncul gejala kuning, sebab pada tipus organ hati bisa membengkak seperti gejala hepatitis. Pada tipus limpa juga membengkak.
Kuman tipus tertelan lewat makanan atau minuman tercemar. Bisa jadi sumbernya dari pembawa kuman tanpa ia sendiri sakit tipus. Kuman bersarang di usus halus, lalu menggerogoti dinding usus. Usus luka, dan sewaktu-waktu tukak tipus bisa jebol, dan usus jadi bolong.
Ini komplikasi tipus yang paling ditakuti. Komplikasi tipus umumnya muncul pada minggu kedua demam. Yaitu jika mendadak suhu turun dan disangka sakitnya sudah menyembuh, namun denyut nadi meninggi, perut mulas melilit, dan pasien tampak sakit berat. Kondisi begini membutuhkan pertolongan gawat darurat, sebab isi usus yang tumpah ke rongga perut harus secepatnya dibersihkan. Untuk tahu benar kena tipus harus periksa darah. Setelah minggu pertama demam tanda positif tipus baru muncul di darah (Uji Widal).
Jika tes Widal negatif padahal pasien menunjukkan gejala tipus, tes perlu diulang sambil menunggu tes Gaal atau biakan kuman. Tanpa tes Widal diagnosis tipus tidak bisa ditegakkan hanya dari pemeriksaan fisik dan melihat gejalanya semata. Penyakit tipus mudah disembuhkan. Jika tak mempan obat konvensional golongan chloramphenicol, kini sudah ada beberapa generasi obat baru.
Haruskah Rawat Inap? Jika kondisi pasien tidak berat, dan penyakitnya masih awal, yaitu sudah didiagnosis sebelum demam lebih dari 3 minggu, umumnya masih bisa dirawat di rumah. Namun mesti diawasi jika mendadak suhuturun, nadi meninggi, dan perut mulas melilit. Makanan tak selalu harus lunak, asal jangan jenis yang merangsang. Waspadai jika buang air ada darahnya, tanda awal usus jebol, dan demamnya muncul lagi, dan kondisi pasien cepat menurun setelah sebelumnya tampak menyembuh. Tipus bisa kambuh. Tandanya, demam yang sama muncul lagi setelah mereda. Kemungkinan kuman tipusnya tersasar ke kandung empedu. Tipus begini biasanya lebih sukar disembuhkan. Sebagian dari kasus tipus menjadi pembawa kuman tipus.
Pembawa kuman ini berbahaya jika profesinya pramusaji atau orang yang kerjanya menyiapkan makanan dan minuman jajanan (food handler). Sekarang tipus bisa dicegah dengan imunitas tipus. Penyakit tipus di Indonesia masih banyak. Mereka yang punya risiko tertular, tidak salahnya ikut vaksinasi.

Monday, 4 January 2010

Tanda-tanda Si Dia Siap Menikah


Jangan khawatir bila pasangan Anda tak juga menampakkan tanda-tanda untuk melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius. Menurut Tina Tessina, Ph.D., psikoterapis dari California, semua pria pasti punya jam biologis, hanya waktunya saja yang berbeda dengan wanita. Bila seorang pria memang sudah siap menikah, ia tak membutuhkan waktu lama untuk berpacaran. Ia tahu bahwa Andalah yang dipilihnya untuk hidup bersamanya. Hanya saja, mungkin ia belum menemukan cara yang tepat untuk menyampaikan keinginannya pada Anda.

Meskipun tidak terlontar dalam bentuk kata-kata atau ajakan untuk menikah, Anda bisa melihat bahwa pasangan Anda sudah siap menikahi Anda bila:

1. Ia sering membahasakan diri dengan "kita", dan bukannya "aku". Artinya, ia sadar sepenuhnya bahwa Anda adalah bagian dari dirinya, dan apa yang dilakukannya adalah untuk kepentingan Anda berdua.

2. Meskipun Anda sudah mengenal orangtua dan saudara-saudaranya, ia mulai sering mengajak Anda menghabiskan acara bersama keluarganya. Tidak hanya untuk menghadiri resepsi perkawinan saudara, tetapi juga acara jalan-jalan lain.

3. Ia tak lagi sering menghabiskan waktu bersama teman-teman kantor atau komunitasnya. Jika teman-teman kantor mengajak hangout di akhir minggu, ia menolak karena ingin menemani Anda. Bila dulu ia menghadiri live music dari band favoritnya di kafe bersama rekan-rekannya, kini ia membebaskan diri dari komunitas tersebut dan mengajak Anda nonton bersamanya.

4. Ia menganggap bocah kecil begitu adorable, dan mengatakan bahwa Anda pasti akan memberinya anak-anak yang cantik. Ia tidak lagi terganggu dengan keributan anak-anak yang dulu dianggapnya annoying. "Kebanyakan pria ingin bisa mengajari anak-anak mereka main bola atau memancing bersama saat usianya masih muda, dan melakukan hal-hal yang biasa dilakukan sesama pria lainnya," ujar John Malloy, penulis Why Men Marry Some Women and Not Others.

5. Masalah finansial penting bagi kaum pria. Jika ia masih kesulitan membayar tagihan-tagihannya, tentu ia tak mau direpotkan dengan urusan menafkahi seorang istri. Bila ia sudah melewati masa-masa dimana gaji habis untuk membayar tagihannya sendiri, ia akan mulai memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan Anda.

6. Ia peduli pada apa yang terjadi pada keluarga besar Anda, bukan untuk menunjukkan bahwa ia calon menantu yang baik tetapi memang keluar dari dalam hatinya. Ia selalu berusaha hadir bila ada keluarga Anda yang tertimpa bencana, dan sigap memberikan bantuan saat dibutuhkan.

7. Ia mengetahui bahwa keluarga Anda tidak sempurna, namun tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang memalukan. Ia justru banyak mendiskusikan masalah dalam keluarga Anda, dan mengajak Anda mencari jalan keluarnya.

8. Ia tahu apa yang diinginkannya dari suatu perkawinan, bukan sekadar perayaannya tetapi juga kehidupan seperti apa yang akan Anda jalani bersama. Ia juga banyak bertanya mengenai apa yang Anda inginkan dalam sebuah perkawinan.

Tips Menghilangkan Selulit


Selulit terlihat seperti kulit jeruk yang umumnya terdapat pada bagian perut, paha, dan bokong. Dalam buku Cellulite Solutions, pengarang-nya Helen Foster menyebutkan bahwa diet merupakan salah satu solusi untuk ’memerangi’ selulit. Itu artinya, dengan mengatur pola makan, Anda dapat melawan kelebihan cairan, timbunan lemak, dan radikal bebas. Jika kanker saja dapat dicegah dengan memperhatikan asupan makanan (hasil riset menunjukkan sekitar 40% penyakit kanker dapat dicegah dengan mengatur pola makan), me-ngapa selulit tidak? Ikuti langkah-langkah berikut dan perhatikan perubahan penampilan pada paha, perut, dan bokong Anda.

Langkah 1
KURANGI BOBOT

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan, tentulah men-gurangi kelebihan bobot tubuh. Dokter Fiastuti Witjaksono, MSc. dari SEAMEO-TROPMED FKUI menyarankan pertama - tama untuk menghitung bobot ideal dengan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu ’berat badan’ (BB) dalam kg dibagi ’tinggi badan’ dalam meter pangkat dua. Misalnya, berat badan Anda 48 kg, tinggi badan 160 cm. Maka,
IMT = 48 : (1,6)2 = 48 :2,56 = 18,75. Lalu, cocokkan dengan tabel di bawah.

Kekurangan bobot < 18,5
Normal 18,5 -22,9
Kegemukan 23 - 24,9
Obesitas tingkat 1 25 - 29,9
Obesitas tingkat 2 > = 30

Ukur pula lingkar pinggang. Untuk wanita, batasnya adalah di bawah 80 cm. Setelah itu, cocokkan dengan tingkat aktivitas Anda sehari-hari sesuai tabel di bawah untuk menentukan kebutuhan kalori banan.

Gemuk 25 kal/BB ideal 30 kal/BB ideal 35 kal/BB ideal
Normal 30 kal/BB Ideal 35 kal/BB ideal 40 kal/BB idea
Kurus 35 kal/BB ideal 40 kal/BB ideal 40-50 kal/BB ideal

Jika Anda mengalami masalah kelebihan berat badan atau bingung bagaimana ’menerjemahkan’ hitungan kalori tersebut dalam menu hanan, berkonsultasilah ke dokter spesialis gizi untuk memperoleh keterangan yang jelas.


Langkah 2
HINDARI MAKANAN INI

1. MAKANAN YANG TERLALU BANYAK MENGANDUNG GULA.
Otomatis tinggi kalori atau lemak. Sekedar informasi, setelah mengkonsumsi 300 kkal gula, jumlah radikal bebas di tubuh akan meningkat 140%. Gula membuat serat-serat kolagen yang ada di arteri atau pembuluh darah mengeras. Akibatnya, sirkulasi tubuh melambat.

2. LEMAK JENUH DAN LEMAK TRANS.
Dalam sekejap, kedua jenis lemak ini dapat melipatgandakan jumlah radikal bebas. Lemak jenuh umumnya ditemukan pada produk hewani, seperti daging, mentega, dan full-fat dairy products. Sedangkan lemak trans pada margarin. Batasi jumlahnya di bawah 30% dari asupan enerji harian. Untuk lemak jenuh, tidak lebih dari 10%.

3. KAFEIN
Dalam jumlah sedikit, justru akan memperlancar sirkulasi dan metabolisme tubuh. Batasi hanya satu cangkir kopi atau teh setiap tiga jam dan Jangan lebih dari dua atau tiga cangkir sehari.

4. REFINED CARBOHYDRATES.
Terkandung dalam gula putih, nasi, pasta, atau roti putih. Refined carbohydrates membuat tubuh sekonyong-konyong mendapat limpahan glukosa. Tubuh berusaha menyeimbangkannya dengan melepas insulin, yang membuat glukosa tersimpan se-bagai lemak. Hal inilah yang memperbanyak timbunan lemak. Mulailah mengkonsumsi karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, bran-based cereals, atau wholemeal wheat-free pasta.

5. MAKANAN YANG TERLALU BANYAK MENGANDUNG GARAM.
Akibatnya, tubuh akan menghilangkan kelebihan garam dengan menahan cairan di dalam tubuh. Inilah yang menyebabkan terjadinya selulit. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi garam tak lebih dari 5 gr per hari.

Langkah 3
‘DEKATI MAKANAN BERIKUT’

1. Buncis dan kacang polong.
Kaya serat dan mengandung beberapa nutrisi. Misalnya, potasium, yang membantu mengatasi masalah kelebihan cairan, protein, dan kalsium.

2. Kacang-kacangan.
Misalnya, kacang tanah, kacang mete, almonds, dan kacang Brazil. Tinggi protein, mengandung vitamin E yang dapat membantu memperlancar sirkulasi, dan asam lemak tak jenuh tunggal yang membantu tubuh membakar lemak.

3. Oat cereal.
Kandungan antioksidan dan seratnya baik sebagai pembakar lemak dan membuat Anda berenerji sepanjang hari.

4. Alpukat.
Buah ini memang tinggi kalori. Namun, mengandung asam lemak esensial yang baik bagi kesehatan kulit. Juga mengandung vitamin E dan beta sitosterol, serat yang membantu mengatasi masalah kolesterol.

5. Pisang.
Mengandung potasium dan vitamin B6, yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kelebihan cairan dalam tubuh.

6. Nanas.
Memiliki manfaat antiperadangan dan membantu memperbaiki serat kolagen yang rusak. Selain itu, juga mengandung vitamin C.

7. Pir.
Bermanfaat sebagai detoksifikasi, pir mengandung yodium (mineral yang membantu menstimulasi metabolisme yang lambat), serat, dan potasium.

8. Semangka.
Mengandung likopen (sejenis antioksidan), potasium, dan serat yang berguna memperlancar pencernaan.

9. Citrus fruits.
Misalnya, jeruk manis, jeruk sitrun, atau grapefruit. Sebuah jeruk berukuran sedang memiliki 80 mg vitamin C (dua kali lipat asupan yang disarankan), yang bermanfaat untuk membentuk serat kolagen. Juga mengandung methoxyhted bioflavonoids, yang berguna memperlancar sirkulasi dan memperkuat pembuluh rambut.

10. Asparagus.
Memperkuat pembuluh vena dan pembuluh rambut serta membantu mengkontrol tekanan darah. Juga mengandung glutathione, enzim yang bersifat detoksifikasi dan pelawan radikal bebas.

11. Bawang merah dan bawang putih.
Bumbu dapur ini mudah disertakan dalam setiap masakan. Kandungannya antara lain sulfur (membantu mengatasi efek buruk paparan radikal bebas), vitamin C dan E.

12. Brokoli.
Mengandung alpha lipoic acid (mencegah pengerasan kolagen), selenium (memaksimalkan kerja vitamin C, E, dan beta karoten), dan kalsium.

13. Daging sapi rendah lemak.
Tidak selamanya produk hewani harus dijauhi. Pilih yang rendah lemak. Daging sapi mengandung conjugated linoleic acid (CLA). yang berfungsi untuk membakar lemak. Juga zat besi agar Anda tetap berenerji, terutama Selama berolahraga.

14. Daging ayam.
Salah satu sumber protein yang terbaik, asal Anda tidak mengkonsumsi kulitnya. Juga mengandung zat besi dan vitamin B kom-pleks.

15. Ikan.
Jenis ikan seperti salmon, tuna, atau sardin mengandung asam lemak esensial dan prostaglandin (membantu memperlancar sirkulasi).

16. Telur.
Di dalam tubuh, akan membentuk komponen berbasis sulfur yang membantu proses detoksifikasi dan mengurangi jumlah radikal bebas.

17. Semi-skimmed milk dan keju rendah lemak.
Kaya kalsium dan CLA yang membantu proses pembakaran lemak dan pembentukan otot.

Langkah 4
IKUTI ‘JADWAL’ MAKAN INI

1. Makan lima porsi buah dan sayur setiap hari.
Satu porsi setara dengan satu potong (250 gr) buah berukuran besar seperti semangka, satu buah ukuran sedang seperti apel atau jeruk, atau dua sendok makan sayur. Supaya tidak bosan, coba variasikan cara memasak, seperti direbus, dikukus, atau stir-fry. Untuk buah, Anda bisa juga mengkonsumsinya sebagai salad.

2. Makan beberapa jenis sumber protein, minimal tiga kali sehari.
Membantu menstabilkan kadar gula darah lebih lama daripada bila Anda hanya mertg-konsumsi karbohidrat. Membuat Anda terhindar dari keinginan ngemil makanan manis. Pilih yang rendah lemak, seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, low-fat dairy products, buncis, atau daging merah yang sudah dihilangkan lemaknya.

3. Makan lima atau enam kali sehari.
Makan besar tiga kali sehari justru akan menimbulkan rasa lapar secara psikologis. Lebih baik Anda makan dalam frekuensi yang lebih sering, tetapi dengan porsi yang lebih kecil. Jika masih merasa lapar setelahnya, ingatlah bahwa Anda akan makan dua jam kemudian.

4. Minum banyak minuman bebas kafein.
Setiap hari minumlah delapan gelas atau satu liter air putih. Boleh juga mencoba teh herbal.

Sunday, 3 January 2010

Tempat Donor Sperma; Anda Tertarik ?

Donor sperma di china, pendonor hanya perlu berbaring & rileks, selanjutnya serahkan pada suster nya..






ada yg tertarik donor???